Malam Yang Aneh

Hari kemarin, pada awalnya semua berjalan normal seperti biasanya. Hanya rutinitas monoton membosankan yang sama seperti hari-hari sebelumnya. Yang berbeda hanya rencana orang-orang kantor untuk menonton film-pencuci-otak-kontroversial yang berjudul “2012” pada malam harinya.

*****

Entah setan apa yang memasuki otakku pada malam hari kemarin, atau mungkin perusahaan dari rokok favoritku salah memasukkan ganja alih-alih tembakau pada salah satu batang rokok yang sudah kuhisap. Yang pasti malam itu, disebuah warung pecel lele, aku berbicara tidak seperti biasanya kepada kedua orang temanku. Sesekali berusaha menirukan gaya berbicara Mario Teguh, kemudian berbicara menirukan ini, itu, sampai menirukan kata-kata kepala kantorku sendiri. Dan malam itu, aku tertawa, banyak tertawa, dan semua terasa keluar begitu saja, ceplas-ceplos. Sama sekali bukan diriku jika sedang berada di tempat umum.

*****

Sudah lewat pukul 9 malam, saat aku sedang berada di teras belakang kantor, berusaha menghidupkan motor kesayanganku. Rencananya motor ini akan dititipkan di kosan temanku, untuk kemudian menumpang mobilnya menuju ke tempat yang sudah disepakati bersama teman-teman lainnya dalam rangka ‘pencucian-otak’ yang kusebutkan diatas.

Keluar lewat gerbang belakang kantor, kemudian menepi dan memarkirkan motorku untuk menutup pintu gerbang. Sengaja motor kubiarkan tetap menyala karna hanya membutuhkan waktu sekitar 5 detik untuk menutup gerbang kantor. Dan disaat itulah aku mendengar beberapa orang di seberang jalan menjerit meneriakkan sesuatu. Aku menengok ke arah jeritan dan menyaksikan suatu peragaan yang menarik. Sangat menarik.

Motorku jatuh dalam gerakan slow-motion! Begitu anggun gerakannya.

Ternyata aku tidak memarkirkannya secara sempurna. Dan hasilnya, tuas kopling motorku yang gagah, yang hampir mnyerupai huruf “I”, kini telah menyerupai huruf “J”. Ah, upgrade! Naik satu tingkat dalam urutan abjad.

*****

eh, kt dian nti ada ujan meteor loh dr jam 12-4 mlm ini..di arah timur yap..
smoga disna ga mendung y,jd dirimu bs liat..kn yg kmaren ga jd ngliat..

Ah, sms yang dinantikan dari seseorang disana. Mengapa harus sekarang? Gelapnya ruang bioskop membuat aku tidak bisa lama-lama menatap layar ponselku. Maafkan aku, aku berjanji akan membalasnya segera setelah aku meninggalkan ruang bising ini. Aku janji.

*****

Aku baru saja sampai di teras rumah ketika ponselku berbunyi.
Sebuah panggilan? Pada jam selarut ini? Ini sudah lewat tengah malam! Yang kuharapkan hanya sebuah sms balasan dari pesan yang kukirimkan kepada seseorang disana beberapa puluh menit yang lalu. Aku masih merasa bersalah tidak membalas langsung sms itu.

Kulihat nama sang penelepon: Tommy Yulianto. Salah seorang kepala seksi di kantor, yang juga termasuk salah seorang yang ikut ‘nonton bareng’ malam ini. Segera kuangkat.

“Do, kamu dimana?”

“Baru sampe rumah pak.”

“Bareng Kabul gak?”

“Enggak pak”

“Tadi aku baru dapet kabar, si Togu kecelakaan, kemungkinan dia pulang bareng Kabul. Aku coba telfon dua-duanya, gak diangkat. Aku telfon anak-anak yang laen juga pada gak bisa. Coba kamu cari kabar, sekalian hubungin anak-anak yang laen.”

“Iya pak.”

Segera aku menuju kamarku di lantai dua, mengambil charger ponsel, dan menghubungi Kabul.

“Halo.” terdengar suara di sisi lain.

“Halo.” Kataku. “Ini siapa?” Karena aku yakin suara tersebut bukanlah suara Kabul temanku.

“Iya, pak. Ini yang punya hape tadi kecelakaan, jadi hapenya sekarang saya yang pegang. Orangnya sudah dibawa ke Santa Maria. Barang-barang yang ketinggalan, hape ini, dompet sama motor sekarang ada di Kantor Pemadam Kebakaran.”

Tak usah berlama-lama lagi, segera meninggalkan kembali rumah ini, menuju kosan salah seorang teman yang terdekat dengan Rumah Sakit Santa Maria. Semoga mereka baik-baik saja.

*****

Sayup terdengar suara beberapa orang berbicara. Aku mengenalinya sebagai suara teman-temanku. Aku langsung terjaga dari tidur sesaatku.
Sudah lewat jam 6 pagi. Aku masih disini, di ruang tunggu Eka Hospital. Ya, temanku Kabul akhirnya dirujuk ke rumah sakit ini karena ketidaktersediaan ruang di rumah sakit sebelumnya, sedangkan temanku yang lain, Bang Togu, tetap disana bersama keluarganya yang ada di Pekanbaru. Kabul tidak mempunyai keluarga disini, ia berasal dari Pematang Siantar, Sumatera Utara, dan keluarga yang terdekat ada di Dumai, sekitar 5 jam perjalanan darat dari Pekanbaru. Sehingga aku dan lima orang temanku yang menjaganya malam ini.

Dua orang temanku yang lain datang untuk menggantikan kami berjaga, sehingga kami yang disini memutuskan untuk pulang. Sekedar untuk mandi karena harus tetap masuk kantor hari ini.

*****

Pukul 7. Aku sampai di rumah. Dua orang teman satu kontrakanku sudah bersiap-siap untuk bekerja hari ini. Setelah penjelasan singkat kepada mereka, aku langsung menuju lantai 2, ke kamarku. Sempat kulirik ponselku. Sepi. Tak ada tanda-tanda adanya panggilan atau sms yang terlewatkan olehku. Ternyata sms balasan itu belum ada.

“Maafkan aku.”

Kubaringkan tubuhku di kasur, dan tanpa bisa mencegahnya, aku tertidur..

[dwisaputrahamid]

Selamat Ulang Tahun temanku Andikabul Siregar.

Semoga lekas sembuh untuk kalian berdua: Togu Sitanggang & Andikabul Siregar

Advertisements

3 responses to this post.

  1. huaaa!!!
    aku belum nonton 2012!! katanya canggih banget yak animasinyaaa… T.T

    mending deh J gan, daripada Z. payah megangnya. #halah

    beneran hujan meteor?? hoax tuh.
    wakkakakakak

    semoga temanmu itu cepat sembuh ya gan!
    πŸ™‚

    apakah ini pertamax?

    ________________________________________________________________

    [pacet gunung]
    PERTAMAX! selamat, hadiah silahkan diambil di SPBU terdekat.. πŸ˜€
    kalo ngomongin efeknya, 2012, keren gan! — jiah, jadi J aja dah susah bgt megangnya.. — gak tau HOAX apa bukan gan, tp sehari sebelumnya pernah liat jg status temen yg bilang gitu.. — makasih gan buat doanya..

    Reply

  2. Moga lekas baikan keduanya. Berita kecelakaan mereka berdua telah ‘menggemparkan’ kantor.

    ________________________________________________________________

    [pacet gunung]
    iya om.. apalagi lantai 3, jadi gak rame.. 😦

    Reply

  3. —okey…
    gw baru baca postingan yang ini…

    —hmm..
    gak bisa ngomong apa apa lagi..
    ikut berduka ya do…

    gw juga ada share pengalaman kehilangan…
    http://okitya.blogspot.com/2009/08/mengobral-gombal-part-2_16.html

    ikhlas ya pak…!
    ikhlas….

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: