Perubahan – #1

Pekanbaru, 27 Oktober 2009
22:39 WIB

perubahan2 jam yang lalu, seperti biasa, listrik kembali padam di beberapa bagian di kota Pekanbaru. Belakangan ini pemadaman bergilir kembali ke jadwal semulanya, berseling tiap 3 jam, setelah sebelumnya sempat membaik. Mungkin perusahaan negara itu harus menebus ke-defisit-annya setelah listrik di Pekanbaru ‘dipaksakan’ terus hidup selama beberapa hari diselenggarakannya munnas salah satu parpol ternama negeri ini.

Jeritan perutku malam ini pun nampakknya ikut menyambut kegelapan tiba-tiba dari ruang sempit, kotor dan berantakan yang kusebut kamar. Bahkan melakukan hal-hal menarik seperti main game atau nonton video tutorial photoshop pun sudah tidak senyaman dan semenarik sebelumnya. Okay, now it’s time to get up & get out!


*****

Sudah sekitar 20 menit aku disini, di sebuah trotoar di jalan utama kota Pekanbaru, berusaha menghabiskan tiap butir nasi goreng dan tiap tetes teh telur yang sudah kupercayakan sebagai pengganjal perut malam ini. Dan disini, di jalan utama yang telah sering kulewati ini, aku melihat sisi lain kehidupan kota yang telah kutinggali selama satu setengah tahun ini. Hal-hal yang tidak pernah kulihat sebelumnya selama masa perantauanku.

Bukan berubahnya teras ruko-ruko dan kantor-kantor menjadi warung-warung pinggir jalan, melainkan orang-orang yang lalu lalang atau mereka yang hanya sekedar duduk di sepanjang jalan ini.

Para juru parkir ‘ilegal’ yang menggantikan para juru parkir resmi yang hanya beroperasi di siang hari, penjual keping DVD ‘rekaman-ulang’, petugas security shift-malam yang asik mengobrol dengan para penjual warung pinggir jalan. Dan yang paling menyita perhatianku adalah sekelompok orang yang lewat ketika aku dengan susah payah memaksakan lidahku untuk menerima rasa teh telur yang baru pertama kali baginya. Bukan, bukan rasa teh telur itu yang menarik perhatianku, namun penapilan sekelompok orang tersebut. Mereka mengingatkanku pada diriku dimasa lalu. Ya! Mereka berpenampilan seperti diriku dimasa lalu. Menyadarkan betapa telah berubahnya aku dimasa kini. Apakah itu merupakan hal yang baik? Atau hal yang buruk?

Ah, bahkan aku belum dapat memastikan apakah perubahan adalah sesuatu yang baik atau buruk.


*****

Isapan terakhir pada rokok favoritku telah kuhembuskan kembali ke udara bebas, membiarkan ia mengambil alih tugasnya sebagai pencemar udara atau mungkin pemanasan global. Membuatku tak memiliki tujuan apa-apa lagi di tempat ini.

*****

Jalur pulang yang kulalui tidak seperti biasanya. Sengaja berbelok kiri terlalu cepat menuju salah satu ruas jalan dan belok kanan kembali tepat ketika melewati Masjid Raya An-Nur, masuk ke jalan utama lainnya. Jalan yang biasanya tetap benderang walaupun sebagian jalan lain di kota ini menjadi gelap. Jalan dimana rumah dinas terbesar milik orang nomor satu propinsi ini berada. Jalan dimana terdapat rumah-rumah yang hanya luas terasnya pun sudah mengalahkan luas dua kali ukuran kamar sempit-kotor-berantakan milikku.

Kuperlambat laju sepeda motorku, tak mau kehilangan moment apapun di jalan ini.
Sama seperti jalan utama sebelumnya, jalan ini mempunyai ceritanya sendiri. Tidak ada warung-warung pinggir jalan, walau kelompok-kelompok orang tetap ada.

Kelompok pria saling berbicara disamping jejeran motor yang seragam. Kelompok orang yang saling mengobrol disebelah beberapa mobil yang diparkir berdekatan. Sekelompok wanita yang sedang menunjukkan ekspresi terimut yang bisa mereka tunjukkan sedang salah seorang dari mereka membidik dengan kamera sakunya. Atau beberapa pasang pria-wanita yang berbicara saling berhadapan diatas motor mereka.

Apakah aku yang sekarang tampak lebih mirip dengan salah satu dari kelompok tersebut? Dan apakah itu merupakan hal yang baik? Atau hal yang buruk?

Ah, bahkan aku belum dapat memastikan apakah perubahan adalah sesuatu yang baik atau buruk.

[dwisaputrahamid]

bersambung ke Perubahan – #2

Advertisements

6 responses to this post.

  1. pertamax?

    Reply

  2. potonya keren gan!! — hahaha. makan nasi goreng dimana gan? hotel anom? hahahaha. — pekanbaru listrik mati? serius gan? di beringin indah ga ada pemadaman listrik gan! serius! — pekanbaru mengeksiskan diri sebagai kota seribu ruko gan. makanya ampera kebanyakan di depan ruko2 pada malam hari.

    ________________________________________________________________

    [pacet gunung]
    makasih gan, poto gagal yg diedit, biar gak jadi sampah πŸ˜€ — iya, sekarang udah jarang mati lampu lagi kok, tulisan ini gw buatnya tanggal 27 oktober. — gara2 ini, sekarang gw ketagihan keluar malem buat makan di ampera pinggir jalan gan. mau berburu nasi goreng. πŸ˜€

    Reply

  3. hmm… gw bingung mau komentar apa.

    semoga perubahan yang ada sekarang bermakna ke arah yang lebih baik deh! amin! πŸ™‚

    ________________________________________________________________

    [pacet gunung]
    hahaha, gpp uni (versi pendek dari kuini). kalo dibaca2 lagi, kok gw juga jadi bingung sendiri :))
    makasih doanya uni, amin..

    Reply

  4. Keren gan..
    Aku suka gaya nulis mu… Manteb.. *nge-fan*

    ________________________________________________________________

    [pacet gunung]
    wah, berlebihan dirimu kisanak.. jadi malu :”>
    hahaha, makasih udah mampir gan *jadi inget belom mampir ke tipspack* πŸ˜€

    Reply

  5. Aku ikut mendukungmu untuk berubah menuju kearah yang lebih baik gan…
    Memang perubahan selayaknya menuju ke arah yang lebih baik gan seiring dengan bertambahnya juga kedewasaan dan pengalaman hidup kita yang bisa dijadikan sebagai cermin, sehingga kita bisa tau sejauh apakah perubahan kita, apakah itu baik atau buruk…

    *wuih, gue sotoy banget dah* ehehe… (maap gan bukan bermaksud menggurui, cuma pengen bikin artikel pendek di komen mu) Ahaha…

    ________________________________________________________________

    [pacet gunung]
    mantab gan! setuju gw.. musti bercermin kembali agaknya.. #kenatampar
    makasih buat dukungan dan masukannya..

    Reply

  6. Tulisanmu berkelas gan…
    Ga kaya blog ku yang ini… Ehehe…
    Kutunggu artikelmu selanjutnya…

    ________________________________________________________________

    [pacet gunung]
    hehe, kali ini ekkowlogy yang muncul.. hehehe, jarang2 tulisan yang kayak gini keluar gan, lebih banyak yang error..
    sip gan, bagian keduanya lagi digarap. kejar tayang sebelom makan siang πŸ˜€

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: