aku sudah menjadi om!

11 september 2009 21:51 WIB. henpon gw berbunyi, ringtone yang sudah diset hanya berbunyi jika sang penelpon adalah ‘keluarga kecilku’ dirumah. Segera kulihat layar LCD yang sudah tidak terlindung casing lagi. Hmm.. nyokap ternyata, ada apa nih jam segini nelpon?

“Hallo, assalamualaikum. ada apa mak?”

“Waalaikumsalam. Du, hesti udah ngelahirin, barusan. Cowok!”

Hesti adalah nama panggilan kakak perempuan gw dirumah, kakak gw satu-satunya [ya, gw hanya 2 bersaudara]

akhirnya, setelah ‘divonis’ oleh dokter akan melahirkan pada akhir agustus, sang buah hati itu terlahir juga ke dunia :D. langsung terbayang wajah lelah kakakku yang cantik, wajah senang orangtuaku, kakak iparku dan ibu mertua kakakku. Gak sadar, gw jadi senyum-senyum sendiri. Wah, pengen rasanya langsung terbang ke lampung malam ini jg, ikut merayakan kebahagiaan mereka. Bagi kedua keluarga, kemunculan anggota baru ini sangatlah istimewa, bukan hanya dia lahir saat bulan suci Ramadhan, tapi dia juga merupakan cucu pertama dari orangtuaku dan ibu mertua kakakku. Yang berarti juga, keponakan [kandung] pertama bagi gw dan ketiga adik dari kakak iparku. Ah sayang, gw harus menahan diri selama 5 hari lagi sebelum gw bisa pulang ke lampung. Akhh..!! ayolah waktu, cepatlah bergerak..!!

[dwisaputrahamid]

Advertisements

7 responses to this post.

  1. Posted by captoel on September 13, 2009 at 1:40 am

    selamat ya, do… eh, om… jadi kapan nih mo dipanggal papa, papi, pipi atawa…??? btw, makin byk aja warga gunungmu ya?

    ________________________________________________________________

    [pacet gunung]
    no comment lah kalo yg itu om 😀

    Reply

  2. ciyeh..
    selamat ya yg udah jd om-om.
    hhe.

    _________________________________________________________________

    [pacet gunung]
    hahaha.. jadi malu.. *akumaluakumalu* [ketauan udah tua!] :))

    Reply

    • hahaha.
      kenapa harus malu?
      umurnya berapa sih, om?
      😀

      ________________________________________________________________

      [pacet gunung]
      oh, umur saya………. *garukgarukpasir* ……..ehem.. baru 14(++) tahun..

      Reply

      • bohong!
        saya tak percaya!
        ________________________________________________________________

        [pacet gunung]
        hahaha, kan ada ++ nya.. ^^

  3. waaah… selamat ya, om… semoga lekas menyusul kakaknya :mrgreen:
    *ini temennya niko itu ya?*

    ________________________________________________________________

    [pacet gunung]
    iya.. makasih ya kak yoan. [mbak? tante? masih bingung panggil apa]
    kalo masalah nyusul, ntar dulu deh :mrgreen:
    *saya majikannya niko*

    Reply

  4. om dwi om dwi..
    minta THRnya…

    hahaha..

    siap2 lu mendengar jeritan itu wi..
    hehehe..

    _______________________________________________________________

    [pacet gunung]
    masih lama om! kira kira 7 kali puasa 7 kali lebaran lagi..

    Reply

  5. Bru jadi om ea?
    Udah brp org kpnnakanya? Aku dah 5

    ________________________________________________________________

    [pacet gunung]
    iya om, keponakan kandung pertama nih.. hehehe..
    makasih ya om dah mampir.. 😀

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: